Page 50 - Kewarganegaraan
P. 50

Integrasi nilai
                           menunjuk pada
                           adanya konsensus
                           terhadap nilai yang
                           minimun yang
                           diperlukan dalam
                           memelihara tertib
                           sosial




                                                  Gambar III.4 Orang bersedia bersatu karena ada nilai bersama yang
                                                  diterima dan dijunjung
                                                  Sumber : hildanfathoni.com

                           Integrasi   tingkah
                           laku (perilaku  inte-
                           gratif),  menunjuk
                           pada     penciptaan
                           tingkah laku yang
                           terintegrasi    dan
                           `yang diterima demi
                           mencapai      tujuan
                           bersama.




                                                  Gambar III.5 Orang –orang bekerja secara terintegrasi karena
                                                  memiliki tujuan yang sama
                                                  Sumber: izuddinsyarif.blogspot.com


                            Menurut Djuliati Suroyo (2002), integrasi nasional mencerminkan proses persatuan
                         orang-orang dari berbagai wilayah yang berbeda, atau memiliki berbagai perbedaan
                         baik etnisitas, sosial budaya, atau latar belakang ekonomi, menjadi satu bangsa (nation)
                         terutama karena pengalaman sejarah dan politik yang relatif sama.
                            Dalam realitas nasional integrasi nasional dapat dilihat dari tiga aspek yakni aspek
                         politik, ekonomi, dan sosial budaya. Dari aspek politik, lazim disebut integrasi politik,
                         aspek ekonomi (integrasi ekonomi), yakni saling ketergantungan ekonomi antardaerah
                         yang bekerja sama secara sinergi, dan aspek sosial budaya (integrasi sosial budaya)
                         yakni hubungan antara suku, lapisan dan golongan. Berdasar pendapat ini, integrasi
                         nasional meliputi: 1) Integrasi politik, 2) Integrasi ekonomi , dan 3) integrasi sosial
                         budaya.
                         1) Integrasi Politik
                            Dalam tataran integrasi politik terdapat dimensi vertikal dan horisontal. Dimensi yang
                            bersifat vertikal menyangkut hubungan elit dan massa, baik antara elit politik dengan
                            massa pengikut, atau antara penguasa dan rakyat guna menjembatani celah perbedaan
                            dalam  rangka pengembangan  proses politik  yang  partisipatif.  Dimensi  horisontal
                            menyangkut hubungan yang berkaitan  dengan masalah teritorial,  antardaerah,
                            antarsuku, umat beragama dan golongan masyarakat Indonesia.







               Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi                 47
               Pendidikan Kewarganegaraan
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55