Page 56 - Kewarganegaraan
P. 56

merdeka, kita perlu menumbuhkan kesetiaan  nasional melalui  pembangunan integrasi
                      bangsa.
                           Kedua, bagi negara-negara baru, tuntutan integrasi ini juga menjadi masalah pelik
                      bukan saja karena perilaku pemerintah kolonial sebelumnya, tetapi juga latar belakang
                      bangsa  yang  bersangkutan.  Negara-bangsa  (nation  state)  merupakan  negara  yang  di
                      dalamnya terdiri dari banyak bangsa (suku) yang selanjutnya bersepakat bersatu dalam
                      sebuah bangsa yang besar. Suku-suku itu memiliki  pertalian-pertalian  primordial  yang
                      merupakan  unsur negara  dan telah  menjelma  menjadi  kesatuan-kesatuan  etnik  yang
                      selanjutnya  menuntut  pengakuan  dan  perhatian  pada  tingkat  kenegaraan.  Ikatan  dan
                      kesetiaan  etnik  adalah  sesuatu  yang  alami,  bersifat  primer. Adapun kesetiaan  nasional
                      bersifat sekunder. Bila ikatan etnik ini tidak diperhatikan atau terganggu, mereka akan
                      mudah dan akan segera kembali kepada kesatuan asalnya. Sebagai akibatnya mereka akan
                      melepaskan ikatan komitmennya sebagai satu bangsa.
                           Ditinjau dari keragaman etnik dan ikatan primordial inilah pembangunan integrasi
                      bangsa menjadi semakin penting. Ironisnya bahwa pembangunan integrasi nasional selalu
                      menghadapi  situasi  dilematis  seperti  terurai  di depan. Setiap  penciptaan  negara  yang
                      berdaulat dan kuat juga akan semakin membangkitkan sentiman primordial yang dapat
                      berbentuk gerakan separatis, rasialis atau gerakan keagamaan.
                           Kekacauan  dan disintegrasi  bangsa yang dialami  pada masa masa awal bernegara
                      misalnya  yang  terjadi  di  India  dan  Srilanka  bisa  dikatakan  bukan  semata  mata  akibat
                      politik  “pecah belah”  kolonial  namun  akibat  perebutan  dominasi  kelompok  kelompok
                      primordial untuk memerintah negara. Ini menunjukkan bahwa setelah lepas dari kolonial,
                      mereka berlomba saling mendapatkan dominasinya dalam pemerintahan negara. Mereka
                      berebut agar identitasnya diangkat dan disepakati sebagai identitas nasional. Pada titik
                      inilah pembangunan integrasi nasional menemukan urgensinya.


               D.  RANGKUMAN
                   1.  Integrasi nasional berasal dari kata integrasi  dan nasional. Integrasi berarti memberi
                      tempat dalam suatu keseluruhan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, integrasi berarti
                      pembauran hingga menjadi kesatuan yang bulat dan utuh. Kata nasional berasal dari kata
                      nation (Inggris) yang berarti bangsa sebagai persekutuan hidup manusia
                   2.  Integrasi nasional merupakan proses mempersatukan bagian-bagian, unsur atau elemen
                      yang terpisah dari masyarakat menjadi kesatuan yang lebih bulat, sehingga menjadi satu
                      nation (bangsa)
                   3.  Jenis-jenis integrasi mencakup 1) integrasi bangsa, 2) integrasi wilayah, 3) integrasi nilai,
                      4) integrasi elit-massa, dan 5) integrasi tingkah laku (perilaku integratif).
                   4.  Dimensi  integrasi  mencakup  integrasi  vertikal  dan horisontal,  sedang aspek integrasi
                      meliputi aspek politik, ekonomi, dan sosial budaya
                   5.  Pengembangan integrasi dapat dilakukan melalui lima strategi atau pendekatan yakni 1)
                      Adanya ancaman dari luar, 2) Gaya politik kepemimpinan, 3) Kekuatan lembaga–lembaga
                      politik, 4) Ideologi Nasional, dan 5) Kesempatan pembangunan ekonomi
                   6.  Integrasi  bangsa diperlukan guna membangkitkan  kesadaran  akan  identitas  bersama,
                      menguatkan identitas nasional, dan membangun persatuan bangsa.


               E.  PROYEK KEWARGANEGARAAN
                       Setelah mendalami materi di atas, silakan Anda baik secara individu maupun kelompok
                   melaksanakan kegiatan pengalaman belajar berikut ini.
                   1.  Curah pendapat
                      Berdasar uraian materi, kita mengenal macam atau jenis integrasi yakni 1) Integrasi bangsa,
                      2) Integrasi wilayah, 3) Integrasi nilai, 4) Integrasi elit-massa, dan 5) Integrasi tingkah laku

               Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi                 53
               Pendidikan Kewarganegaraan
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61