Page 165 - Kewarganegaraan
P. 165

berada di tengah-tengah. Nusantara berarti gugusan pulau yang diapit atau berada ditengah-
                    tengah antara dua benua dan dua samodra (Pasha, 2008).
                        Kata nusantara sendiri secara historis bermula dari bunyi Sumpah Palapa dari Patih
                    Gajah Mada yang diucapkan dalam upacara pengangkatannya sebagai Mahapatih di
                    Kerajaan  Majapahit  tahun  1336 M, tertulis  di  dalam Kitab  Pararaton.   Bunyi  sumpah
                    tersebut sebagai berikut;
                        Sira Gajah Mada Patih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada,
                    “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran,
                    Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik,
                    samana isun amukti palapa”.
                        Artinya Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada,
                    “Jika telah mengalahkan nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan
                    Gurun, Seran, Tanjung Pura, Haru,  Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik,
                    demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa”.
                        Penamaan nusantara ini berdasarkan sudut pandang Majapahit (Jawa), mengingat pada
                    waktu itu belum ada sebutan yang cocok untuk menyebut seluruh kepulauan yang sekarang
                    bernama Indonesia dan juga Malaysia. Nusantara pada waktu itu diartikan pulau-pulau
                    di luar Majapahit (Jawa). Dalam Kitab Negarakertagama karangan Empu Tantular, arti
                    nusantara ialah pulau-pulau di luar Jawa dengan Majapahit sebagai ibu kotanya.



                     Untuk mendalami lanjut kata “nusantara” Anda cari atau telusuri sumber-sumber di
                     media . Bandingkanlah dengan deskripsi di atas.



                        Selanjutnya kata Nusantara digunakan oleh Ki Hajar Dewantara untuk mengggantikan
                    sebutan Hindia Belanda (Nederlandsch-Indie).  Pada acara Kongres Pemuda Indonesia II
                    tahun 1928 (peristiwa Sumpah Pemuda), digunakan istilah Indonesia sebagai pengganti
                    Nusantara. Nama Indonesia berasal dari dua kata bahasa Yunani, yaitu indo/indu yang
                    berarti Hindu/Hindia dan nesia/nesos yang berarti pulau. Dengan demikian kata nusantara
                    bisa dipakai sebagai sinonim kata Indonesia, yang menunjuk pada wilayah (sebaran pulau-
                    pulau) yang berada di antara dua samodra yakni Samodra Hindia dan Samodra Pasifik dan
                    dua benua yakni Benua Asia dan Australia.


                     Sekarang, Anda cari lebih banyak lagi pengertian etimologis Wawasan nusantara dari
                     berbagai sumber, misalnya dari website. Bandingkanlah pengertian di atas dengan
                     hasil pencarian Anda. Apa simpulan Anda?


                        Pengertian terminologis adalah pengertian yang dihubungkan dengan konteks istilah
                    tersebut dikemukakan. Pengertian terminologis umumnya adalah pengertian istilah menurut
                    para ahli atau tokoh dan lembaga yang mengkaji konsep tersebut. Pada uraian sebelumnya,
                    Anda telah mengkaji konsep wawasan nusantara secara terminologis.
                        Berdasar pengertian terminologis, wawasan nusantara merupakan pandangan bangsa
                    Indonesia terhadap lingkungan tempat berada termasuk diri bangsa Indonesia itu sendiri.
                    Ibaratkan diri anda sebagai individu. Apakah anda juga memiliki  pandangan terhadap
                    diri anda atau wilayah tempat anda berada? Anda memandang diri anda itu sebagai apa?
                    Apa pandangan anda terhadap diri anda sendiri? Ciri yang dimiliki suatu daerah dapat
                    digunakan sebagai pandangan atau sebutan orang terhadap wilayah tersebut. Misal, daerah
                    Pacitan yang banyak goa-goanya dikenal sebagai kota Seribu Goa, Bogor dikenal sebagai
                    kota Hujan, Lalu bagaimana bangsa Indonesia memandang bangsa dan wilayah tempat


             162                                                  Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi
                                                                                          Pendidikan Kewarganegaraan
   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170