Page 167 - Kewarganegaraan
P. 167

Wawasan Nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama
                     bagi seluruh warga negara Indonesia. Perbedaan persepsi, perbedaan pendapat, dan
                     friksi-friksi antar kelompok dalam konteks sosiologis,  politis serta demokrasi dianggap
                     hal yang wajar dan sah-sah saja. Hal di atas justru diharapkan dapat menghasilkan
                     masyarakat yang dinamis dan kreatif,  sinergis, untuk saling menyesuaikan menuju
                     integrasi. Suatu  pantangan yang harus  dihindari adalah perbuatan, tindakan yang
                     melanggar norma-norma etika,  moral, nilai  agama atau  tindakan  anarkis menuju
                     ke  arah  disintegrasi  bangsa.    Namun demikian  wawasan normatif,  wawasan yang
                     disepakati bersama perlu dimengerti, dipahami di sosialisasikan bahwa Nusantara
                     sebagai kesatuan kewilayahan, kesatuan (IPOLEKSOSBUD-HANKAM) tidak dapat
                     ditawar lagi, tidak dapat diganggu gugat sebagai harga mati yang normatif.

                     Sumber :  http://hildasilvia1892.wordpress.com/2012/06/25/pentingnya-wawasan-
                     nusantara-bagi-bangsa-indonesia/

                        Secara kelompok, carilah  pendapat-pendapat  sejenis dari berbagai  sumber tentang
                   arti pentingnya wawasan nusantara. Apa simpulan kelompok Anda terhadap pentingnya
                   Wawasan nusantara?


                 2.  Mengapa Diperlukan Wawasan Nusantara
                        Anda telah mencari dan menemukan pengertian wawasan termasuk arti pentingnya
                    wawasan nusantara  dari berbagai  sumber. Hal selanjutnya  akan timbul  pertanyaan,
                    misalnya,  mengapa diperlukan wawasan nunsantara? Mengapa  bangsa Indonesia  harus
                    memandang wilayah dan orang-orang didalamnya itu sebagai satu kesatuan? Sebelumnya,
                    bacalah dengan seksama cuplikan dari pidato Ir. Soekarno, tanggal 1 Juni 1945, berikut ini


                     Tanah air itu adalah satu kesatuan Allah swt membuat peta dunia, menyusun peta dunia.
                     Kalau kita melihat peta dunia, kita dapat menunjukkan di mana  kesatuan-kesatuan  di
                     situ. Seorang anak kecil pun, jikalau ia melihat peta dunia, ia dapat menunjukkan bahwa
                     kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan. Pada peta itu dapat ditunjukkan satu
                     kesatuan gerombolan pulau-pulau di antara dua lautan yang besar  Lautan Pacific dan
                     lautan Hindia, dan di antara dua benua, yaitu benua Asia dan benua Australia.  Seorang
                     anak kecil dapat mengatakan, bahwa pulau-pulau Jawa, Sumatera, Borneo, Selebes,
                     Halmahera, Kepulauan Sunda Kecil, Maluku, dan lain-lain pulau kecil diantaranya,
                     adalah satu kesatuan. Demikian pula tiap-tiap anak kecil dapat melihat pada peta
                     bumi, bahwa pulau-pulau Nippon yang membentang pada pinggir Timur benua Asia
                     sebagai  golfbreker  atau penghadang gelombang lautan Pacific, adalah satu kesatuan.
                     Anak kecilpun dapat melihat, bahwa tanah India adalah satu kesatuan di Asia Selatan,
                     dibatasi oleh lautan Hindia yang luas dan gunung Himalaya. Seorang anak kecil pula
                     dapat mengatakan, bahwa kepulauan Inggris adalah satu kesatuan.
                     Griekenland atau Yunani dapat ditunjukkan sebagai satu kesatuan pula. Itu ditaruhkan
                     oleh Allah swt demikian rupa. Bukan Sparta saja, bukan Athena saja, bukan Macedonia
                     saja, tetapi Sparta plus Athene plus Macedonia plus daerah Yunani yang lain-lain,
                     segenap kepulauan Yunani, adalah satu kesatuan.  Maka manakah yang dinamakan
                     tanah tumpah darah kita, tanah air kita?  Menurut geopolitik,  maka Indonesialah
                     Tanah air kita . Indonesia yang bulat, bukan Jawa saja, bukan Sumatera saja, atau
                     Borneo saja atau Selebes saja, atau Ambon saja, atau Maluku saja, tetapi segenap
                     kepulauan yang ditunjuk oleh Allah swt menjadi satu kesatuan antara dua benua dan
                     dua samudera, itulah Tanah air kita!
                     Sumber : Risalah Sidang BPUPKI dan PPKI, Setneg RI, 1998



             164                                                  Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi
                                                                                          Pendidikan Kewarganegaraan
   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172