Page 142 - Kewarganegaraan
P. 142
masyarakat hendaknya ikut andil dalam mewujudkannya. Budaya demokrasi tidak
hanya praktik demokrasi elektoral melalui Pemilu dan Pilkada, melainkan totalitas
penampilan setiap warganegara dalam sikap hidup keseharian di masyarakat. Dalam
hal ini para tokoh masyarakat mestinya dapat memberi teladan dengan selalu bersikap
dan berperilaku demokratis dalam setiap kegiatan sosial di masyarakat.
4) Budaya demokrasi dalam dinamika partai politik
Partai politik memiliki peran untuk menumbuhkan budaya demokrasi masyarakat,
terutama dalam menegakkan demokrasi politik. Partai politik yang baik ialah partai
politik yang mampu membudayakan nilai demokrasi secara internal dan antar partai
politik secara sehat. Dalam hal ini partai politik bertanggung jawab untuk mencetak
dan membina kader-kadernya sebagai insan teladan yang berkarakter demokratis.
Wujud budaya demokrasi akan tampak pada narasi komunikasi politik dengan
bahasa yang santun, bijaksana, tanpa narasi kebencian dan tanpa narasi penghinaan
satu golongan dengan golongan lainnya.
D. RANGKUMAN
1. Banyak negara memilih sistem demokrasi sebagai pola kehidupan bernegara, karena
kehidupan yang demokratis merupakan sarana penting untuk mencapai tujuan kehidupan
bernegara yakni kesejahteraan dan keadilan.
2. Untuk mewujudkan kehidupan yang demokratis sebaiknya tidak perlu dengan paksaan,
melainkan dengan kesadaran setiap warganegara sendiri. Apabila seluruh rakyat berperilaku
demokratis dalam kehidupan sehari-hari, itu artinya sistem demokrasi telah membudaya
dalam masyarakat.
3. Untuk membangun budaya demokrasi Pancasila perlu menggunakan strategi yang tepat.
Budaya demokrasi akan tumbuh dengan baik apabila dilakukan edukasi dan keteladanan
kepada generasi penerus sejak usia dini, serta pembiasaan sampai dewasa. Pembangunan
budaya demokrasi yang penting untuk dilakukan mencakup tiga lingkungan yaitu keluarga,
lembaga pendidikan, dan masyarakat.
4. Pembangunanbudaya demokrasi yang penting untuk dilakukan mencakup tiga lingkungan
yaitu keluarga,lembaga pendidikan, dan masyarakat.
5. Prinsip-prinsip budaya Demokrasi Pancasila meliputi: kebebasan yang bertanggung jawab,
persamaan, solidaritas, toleransi, kejujuran, menghormati penalaran, dan keadaban.
6. Budaya demokrasi dalam masyarakat dapat dilihat dari tiga indikator, yaitu: partisipasi
dalam pembuatan keputusan, persamaan kedudukan di depan hukum, dan distribusi
pendapatan secara adil.
E. PROYEK KEWARGANEGARAAN
1. Silakan membentuk kelompok dengan anggota 3-5 orang, kemudian diskusikan beberapa
hal. Pertama, bagaimana tingkat demokrasi Indonesia pada saat ini? Kedua, unsur budaya
demokrasi manakah yang menurut Anda masih lemah dan memerlukan penanganan segera?
Ketiga, strategi apakah yang dapat dilakukan untuk membangun budaya demokrasi di
Indonesia?
2. Gunakan berbagai literatur cetak dan on line yang memuat informasi mengenai pembangunan
budaya demokrasi di Indonesia.
F. DAFTAR PUSTAKA
Asshiddiqie, J. dkk. 2008. Naskah Komprehensif Perubahan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945. Buku VIII dan IX. Jakarta: Setjen MKRI.
Budiardjo, Miriam. 2008. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT Gramedia.
Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi 139
Pendidikan Kewarganegaraan

