Page 200 - Kewarganegaraan
P. 200
bentuk pantai dari wilayah negara. Sebagaimana diketahui, Alferd T. Mahan termasuk
pengembang teori geopolitik tentang penguasaan laut sebagai dasar bagi penguasaan dunia.
Barang siapa menguasai lautan akan menguasai kekayaan dunia (Armawi. 2012).
Pemikir geostrategi lain bernama Cline, dalam bukunya World Power Assesment, A
Calculus of Strategic Drift Cline menjelaskan bahwa kekuatan sebuah negara dipengaruhi
oleh persepsi negara lain atas negara tersebut. Kekuatan ini merupakan akumulasi dari
faktor-faktor sebagai berikut; sinergi antara potensi demografi dengan geografi; kemampuan
militer; kemampuan ekonomi; strategi nasional; dan kemauan nasional atau tekad rakyat
untuk mewujudkan strategi nasional. Potensi demografi dan geografi; kemampuan militer;
dan kemampuan ekonomi merupakan faktor yang tangible, sedangkan strategi nasional
dan kemauan nasional merupakan faktor yang intangible.
Masih ada ahli lain, yang berpendapat tentang unsur-unsur yang mempengaruhi
ketahanan atau kekuatan nasional sebuah bangsa. Mereka antara lain James Lee Ray,
Palmer & Perkins dan Parakhas Chandra. Silakan Anda deskripsikan lebih lanjut unsur-
unsur ketahanan nasional menurut mereka. Adakah perbedaan dengan pendapat-pendapat
sebelumnya?
Unsur-unsur ketahanan nasional model Indonesia terdiri atas delapan unsur yang
dinamakan Asta Gatra (delapan gatra), yang terdiri dari Tri Gatra dan Panca Gatra. Tiga
aspek kehidupan alamiah (tri gatra) meliputi; letak dan kedudukan geografi, keadaan dan
kemampuan penduduk, serta keadaan dan kekayaan alam. Sedangkan lima aspek kehidupan
sosial (panca gatra), meliputi; ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan
keamanan.
Asta gatra ini merupakan delapan aspek penting yang dalam menjamin kelangsungan
hidup berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, perlu kita pahami masing-masing aspek
ini. Misalnya, gatra sumber kekayaan alam. Apakah kekayaan alam suatu negara sangat
mendukung kelangsungan hidup negara itu? Sementara dalam praksisnya, ada negara yang
kaya sumber daya alam tetapi justru miskin. Contoh lainnya, pada gatra sosial budaya.
Apakah keberagaman suatu bangsa dapat menjadi penguat identitas kebangsaan atau
justru malah menjadi sumber perpecahan? Bagaimana menjadikan keberagaman sebagai
kekayaan yang harus dijaga tanpa mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa?. Silahkan
diskusikan dengan dosen Anda.
Model Astagatra merupakan perangkat hubungan bidang-bidang kehidupan manusia
dan budaya yang berlangsung di atas bumi ini dengan memanfaatkan segala kekayaan
alam yang dapat dicapai dengan menggunakan kemampuannya. Model ini merupakan
hasil pengkajian Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) yang secara matematis dapat
digambarkan sebagai berikut (Sunardi, 1997):
Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi 197
Pendidikan Kewarganegaraan

