Page 196 - Kewarganegaraan
P. 196

3) Asas kekeluargaan.
                               Ketahanan nasional mengandung nilai keadilan, kearifan, kebersamaan, kesetaraan,
                            gotong royong, tenggang rasa dan memiliki  tanggung jawab dalam kehidupan
                            bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam asas ini diakui adanya perbedaan,
                            dan perbedaan tersebut harus dikembangkan secara serasi dalam hubungan kemitraan,
                            serta dijaga agar tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat antagonistik yang

                            saling menghancurkan.

                   2.  Mengapa Diperlukan Ketahanan Nasional yang Kokoh
                           Pernahkah anda  mendengar  negara  Yugoslavia?  Yugoslavia  merupakan  salah  satu
                      contoh  negara  yang “gagal”  dalam  mempertahankan esistensinya.  Wilayah Yugoslavia
                      kini terpecah dalam banyak negara baru, seperti; Bosnia, Herzegovina, Kroasia, Serbia,
                      Slovenia, Makedonia, dan Montenegro. Bahkan Kosovo telah memproklamirkan dirinya
                      sebagai negara baru meskipun tidak banyak mendapat pengakuan dari negara lain.





































                               Gambar XIII.3  Yugoslavia sebagai salah satu contoh negara yang bubar
                                   Sumber: https://www.icty.org/en/about/what-former-yugoslavia,
                                                   diakses tanggal 21 Maret 2021

                           Apakah yang menyebabkan kehancuran negara Yugoslavia? Jawaban sederhananya
                      adalah karena tidak kuat lagi tingkat ketahanan nasionalnya, terutama dari ketahanan pada
                      aspek ideologi. Sejarah mencatat, banyak negara-negara di dunia yang mengalami nasib
                      yang sama seperti Yugoslavia, sebut saja Uni Soviet dan Cekoslovakia.
                           Oleh karena setiap bidang dalam ketahanan nasional saling terkait antarsatu dengan
                      yang lainnya (Asta Gatra), maka adanya gangguan pada salah satu aspek dapat berpengaruh
                      terhadap  kelangsungan hidup bangsa. Masih ingatkah  Anda, pada tahun 1997-1998,
                      ketahanan ekonomi Indonesia tidak kuat lagi dalam menghadapi ancaman krisis moneter,
                      yang berlanjut pada krisis politik. Namun demikian, Indonesia tidak sampai mengalami
                      kondisi seperti Yugoslavia, karena berhasil menata kembali kehidupannya.

               Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi                193
               Pendidikan Kewarganegaraan
   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200   201