Page 192 - Kewarganegaraan
P. 192

Gambar XIII 1. Ketahanan Nasional dalam Tiga Wajah


                            Secara  umum,  ketahanan  nasional  memiliki  tiga  pengertian  atau  wajah,  yakni;
                         ketahanan nasional sebagai kondisi, ketahanan nasional sebagai doktrin, dan ketahanan
                         nasional sebagai metode (Basrie, 2002). Ketahanan dapat dipandang sebagai sebuah
                         konsepsi atau doktrin, ketahanan nasional sebagai kondisi, dan ketahanan nasional
                         sebagai (Lemhannas, 1981).
                            Kesatu, ketahanan nasional sebagai suatu konsepsi atau doktrin. Perlu diingat bahwa
                         ketahanan  nasional  adalah  suatu konsepsi khas bangsa Indonesia yang digunakan
                         untuk dapat menanggulangi  segala jenis dan bentuk ancaman  yang ada. Konsepsi
                         ini dibuat dengan menggunakan ajaran “Asta Gatra”. Ketahanan nasional Indonesia
                         yang berlandaskan  pada ajaran  Asta Gatra menunjukan  bahwa kehidupan nasional
                         dipengaruhi  oleh  delapan  aspek  yang  saling  terkait  antara  lain;  geografi,  demografi,
                         sumber  kekayaan  alam/lingkungan  hidup,  ideologi.  politik,  ekonomi,  sosial  budaya,
                         dan pertahanan keamanan. Ketahanan nasional juga dianggap sebagai doktrin, karena
                         bagi bangsa Indonesia ketahanan nasional dianggap sebagai suatu kebenaran yang dapat
                         dijadikan pedoman dalam menentukan kebijakan.
                            Kedua, ketahanan nasional sebagai kondisi. Ketahanan nasional dipandang sebagai
                         sebuah kondisi karena merupakan hasil dari pembangunan seluruh aspek kehidupan
                         yang sifatnya dinamis dan mengikuti perkembangan zaman. Dinamis artinya seiring
                         dengan berjalannya waktu, setiap gatra senantiasa berubah, baik meningkat maupun
                         menurun. Melalui pengertian ini, maka ketahanan nasional sebagai kondisi merupakan
                         kemampuan  kehidupan  nasional  dalam  menghadapi  TAHG yang menggambarkan
                         kondisi ketahanan bangsa saat itu. Kondisi tersebut diukur dengan menggunakan
                         konsepsi ketahanan nasional Indonesia yakni ajaran Asta Gatra.
                            Ketiga, ketahanan nasional sebagai strategi. Berkenaan dengan pertanyaan tentang apa
                         sebab dan bagaimana Indonesia bisa “survive” walaupun menghadapi banyak ancaman
                         dan bahaya. Jawaban sederhananya adalah  karena bangsa Indonesia menggunakan
                         strategi  “ketahanan  nasional”.  Jadi,  dalam  pengertian  ketiga  ini,  ketahanan  nasional
                         dipandang sebagai cara atau pendekatan dengan menggunakan ajaran Asta Gatra, yang
                         berarti mengikutsertakan segala aspek alamiah dan sosial guna diperhitungkan dalam
                         menanggulangi ancaman yang ada.

                      b. Ketahanan Nasional Berlapis
                            Selain  memiliki tiga  wajah atau  pengertian,  ketahanan  nasional  Indonesia juga
                         memiliki  konsep ketahanan  berlapis.  Konsep ketahanan  nasional  berlapis,  artinya
                         ketahanan nasional sebagai kondisi yang kokoh dan tangguh dari sebuah bangsa tidak
                         dapat terwujud jika tidak dimulai dari ketahanan pada lapisan-lapisan di bawahnya.
                         Terwujudnya  ketahanan  pada  tingkat  nasional  (ketahanan  nasional)  bermula  dari


               Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi                189
               Pendidikan Kewarganegaraan
   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197