Page 191 - Kewarganegaraan
P. 191

bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

                 1.  Konsep dan Urgensi Ketahanan Nasional
                        Secara etimologis, istilah ketahanan nasional berasal dari dua istilah, yaitu ketahanan
                    dan nasional (Armaidy Armawi, 2011). Ketahanan berasal dari kata tahan (kuat), yang
                    berarti kuat menderita, dapat menguasai diri, tetap pada keadaannya, keteguhan hati dan
                    kesabaran. Istilah nasional tersimpul pengertian penduduk dari suatu wilayah yang telah
                    mempunyai pemerintah serta menunjukkan makna sebagai kesatuan dan persatuan dalam
                    kepentingan bangsa yang telah menegara.
                        Gagasan pokok ajaran ketahanan nasional adalah bahwa suatu bangsa atau negara hanya
                    dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya apabila negara atau bangsa itu memiliki
                    ketahanan nasional. Sekarang cobalah Anda refleksikan pada diri sendiri. Seseorang akan
                    mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya hanya apabila orang tersebut memiliki
                    ketahanan diri. Benarkan demikian?
                        Ketahanan nasional diperlukan untuk mengembangkan  kekuatan nasional dalam
                    menghadapi dan mengatasi segala bentuk tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan
                    (TAHG) baik yang datang dari dalam maupun dari luar dalam menjamin kelangsungan
                    hidup bangsa. Terdapat delapan aspek yang berpengaruh dalam kehidupan berbangsa dan
                    bernegara yang lebih dikenal dengan istilah Astagatra, antara lain; geografi, demografi,
                    sumber kekayaan alam/lingkungan hidupaspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya,
                    serta pertahanan dan keamanan. Delapan aspek ini harus terintegrasi  karena saling
                    mempengaruhi antarsatu dengan yang lainnya. Integrasi delapan aspek ini akan mendorong
                    terbangunnya kemampuan, kekuatan, ketangguhan, serta keuletan dalam menghadapi setiap
                    bentuk AGHT sehingga bangsa dan negara Indonesia tetap utuh dan lestari (Lemhannas,
                    1981).
                        Ketahanan nasional sebagai kondisi yang dinamis menuntut daya tahan yang prima
                    sepanjang masa, sementara daya tahan nasional menuntut integritas seluruh komponen
                    bangsa. Untuk itu, kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dan kecintaan terhadap tanah air
                    Indonesia, rasa nasionalisme, patriotisme, serta tanggung jawab (sense of responsibility)
                    sebagai warga negara perlu terus dibangun.


                   a.  Wajah Ketahanan Nasional
                         Konsepsi ketahanan nasional dalam perkembangannya memiliki berbagai definisi,
                      hal tersebut dikarenakan masing-masing pembuat definisi memiliki sudut pandang yang
                      berbeda. Namun demikian, dari beragam definisi mengenai ketahanan nasional, terdapat
                      beberapa  unsur yang sama dalam  rumusannya, yaitu; (a) keuletan  dan daya tahan,
                      (b) kemampuan  untuk mengembangkan  kekuatan nasional, (c) ancaman,  gangguan,
                      hambatan,  dan tantangan  (d). bersumber dari dalam maupun dari luar negeri yang
                      (Armawi, 2012).





















             188                                                  Buku Ajar Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi
                                                                                          Pendidikan Kewarganegaraan
   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196